Selasa, 15 April 2014

Surga Tak Berdusta

1397580668318243869

***

masihkah pertanyakan tentang kasih dusta?
meragu akan ruh taman surgawi ada
yang bersemayam di jajaran langit rumpun mega
penjaga batas saudara kekal dan fana

lihat, lihat saja
pelangi sayap kupu menarikan tarian pesona bidadari nirwana
bersenandung melodi merdu sang dewa bersahaja
berpenyaksi belalang sentadu yang takzim wibawa
alunkan damainya rasa
harmoniskan celah sekat diantara
atas perbedaan yang ada
di hamparan alam semesta raya

mengadopsi laju alam mulia
menguak tabir segala kunci rahasia
beralas pelangi kasih agung ibu pada sang putra
atas aliran turunan mulia bercahaya
hidup sejatinya ada padanya
yang terlelap di kala malam tinggalkan senja
hembuskan nafas fitrah cinta

bunda
hening bermunajat asa
pada buah hati sang pangeran cinta
hantarkan menyapa pada pintu pintu dunia
dalam langkah pertama
hirup hawa surga fana

ananda
raih lengan perkasa
hirup kemuliaan pada kasih cakrawala
meski terbata
tertatih dalam kaki pertama
ruh semangat bergelora menyapa paras surga fana

jika dan hanya jika
hidup adalah pesan tertunda
yang dilafalkan hingga pekik sangkakala
masihkah pertanyakan tentang kasih dusta?
meragu akan ruh taman surgawi ada?

***

Jakarta - 15 April 2014
Ganendra

Sumber Gambar Ilustrasi

Puisi ini ditayangkan juga di Kompasiana

Tidak ada komentar:

Posting Komentar