***
lama aku tak bermimpi
bersua wajah mama nan berseri
menawan indah beraroma surgawi
bermandi tulus senyum bidadari
bertutur sapa indah bak dongeng eyang putri
tentang riang dunia dewa dewi
tanpa derita dan sakit hati
dunia mama indah sekali
tempat barunya sejak lama pergi dari sisi
bertabur bunga pesona warna warni
bertangga lembut sang pelangi
sepanjang waktu yang berlari
tak ada tetes airmata tuk bersusah hati
tak ada habis pelukan cinta bernurani
aku bersedih hati
sepanjang berlalunya lelap hari
kala mimpi mimpi itu tlah pergi
melihat kawanku terlantar di kolong jembatan tinggi
dan yang lusuh di perempatan lampu merah bernyanyi
aku tak mengerti
kenapa orang orang marah penuh benci
berebut demi sesuap rejeki
bukankah bu guru bilang, kita satu saudara famili?
tak ada wajah belas kasih kujumpai
yang ku sua paras penuh jilatan api
melumat ranting jiwa yang hilang peduli
jua pekikan nada nada tinggi
mengganti alunan indah pitutur berbudi
yang dulu setiap malam kunikmati
dari dongeng budi pekerti mama yang kukasihi
aku takut hilang mimpi
jika indahnya berganti seperti dunia ini
dan akan tiada tempat menikmati ciptaan Ilahi
ternoda tangan tangan hitam pembenci
dan insan berhati mati
kini, aku ingin bermimpi lagi
arungi lelap tidur hingga fajar pagi
bersama rembulan jelita temani
berbagi kasih dengan mama di taman surgawi
juga pelindung bidadari dan kawan peri
untuk kesekian kali
hapuskan jelaga hitam hati nurani
Tuhan, sungguh aku ingin bermimpi
***
Jakarta - 19 Maret 2014
Ganendra
Sumber Gambar Ilustrasi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar